Sabtu, 23 Mei 2015

Objek 3D GLAUX

Pagi yang cerah, dari balik kamarku di sudut ruangan dekat jendela, disitulah aku nge-blog, eh ada sarang laba-laba di pojok langit-langit.

Salam sejahtera semuanya...
Pagi ini aku tidak akan menjelaskan apa-apa...capek deh...rekan-rekan juga udah mulai baca ini artikel tapi isinya ngak ada penjelasannya. Eiiitttt tunggu dulu ya...emang artikel ini aku maksudkan untuk membuka pikiran rekan-rekan dalam mencoba program grafik 3D, berikutnya aku akan membuat mata rekan-rekan terbelalak, kenapa? Karena aku akan memulai pemrograman grafik 3D sesungguhnya, jadi tunggu saja tanggal mainnya.

Di artikel ini aku hanya memberi contoh program yang menampilkan objek 3D teko, objek ini adalah objek bawaan dari OpenGL sehingga aku hanya memanggilnya saja dan ngak perlu capek-capek buat programnya. Tapi nantinya goal yang ingin aku capai adalah agar rekan-rekan bisa membuat objek seperti ini dengan menggunakan tools bantuan (program grafis 3ds max, sumpah deh ntar aku ajarin tapi jangan sekarang ya, masih terlalu dini dan bisa buat rekan-rekan pusing).


Ok lanjut ya, program ini menggunakan Empty Project dan menggunakan tekstur bitmap 24 bit yang sudah aku bahas sebelumnya, tapi bagi rekan-rekan yang baru mulai mencoba silakan klik link yang telah aku sediakan.

Untuk menampilkan objek 3D teko caranya hanya menambahkan dua baris kode program berikut ini. Satu untuk teko berbentuk wire / kawat yang satu lagi untuk bentuk padat / solid.

auxWireTeapot(0.8f);
auxSolidTeapot(0.8f);

Selesai dah tugas ogut, cepet kan, tapi jangan kecewa ya inget goal yang akan kita capai. Berikut ini ogut sertakan kode program secara lengkap, rekan-rekan boleh copy paste dan boleh menyertakan nama author ato tidak ngak masalah buat ogut. Ogut ngak bakalan demo, percaya deh.

//berguna untuk memangkas library
//yang tidak terpakai
#define WIN32_LEAN_AND_MEAN  
#define VC_LEANMEAN  
#define VC_EXTRALEAN      

//include yang harus disertakan
#include<windows.h>
#include<stdio.h>        
#include<stdlib.h>
#include<mmsystem.h>

//include khusus OpenGL
#include<gl/gl.h>              
#include<gl/glu.h>
#include "glaux/glaux.h" //header ini ada di dalam folder GLAUX

//library untuk OpenGL
#pragma comment(lib, "opengl32.lib")
#pragma comment(lib, "glu32.lib")
#pragma comment(lib, "GLAUX/glaux.lib") //library ini ada di dalam folder GLAUX

//Variable global yang dipakai untuk program ini
HDC My_HDC_Global;

//set tinggi dan lebar untuk window screen
unsigned int tinggi_window_Screen = 600;
unsigned int lebar_window_Screen = 800;

//penempatan posisi window screen di monitor
unsigned int X_window_Screen = 150;
unsigned int Y_window_Screen = 50;

//variable Texture
unsigned int texture_merah;

float Sudut_Putar = 0.0f;

//+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
//untuk membuat program grafik dengan OpenGL
//hanya dibutuhkan empat buah fungsi, dengan
//WinMain sebagai fungsi utama (WinMain 1 fungsi tambah 3 fungsi dibawah ini jadi 4 semuanya)
LRESULT CALLBACK My_WindowProc(HWND hwnd_p, UINT message_p, WPARAM wparam_p, LPARAM lparam_p);
void Window_Pixel_Format(HDC hdc_GPF_p);
void Display_Grafik();

unsigned int Create_Texture(char *filename);
bool Load_Texture();


//+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

//fungsi yang dipanggil pertama kali
//oleh Operating system Windows, pada
//saat program dijalankan
int WINAPI WinMain(HINSTANCE hinstance_p, HINSTANCE hprevinstance_p, LPSTR lpcmdline_p, int nshowcmd_p)
{
MSG My_MSG;
WNDCLASSEX My_WNDCLASSEX;
HWND My_HWND;
bool My_MainLoop = false;

//deklarasi variable untuk membuat window
My_WNDCLASSEX.cbSize = sizeof(WNDCLASSEX);
My_WNDCLASSEX.style = CS_HREDRAW | CS_VREDRAW;

//My_WindowProc adalah fungsi yang kita buat
//untuk memproses message-message,
//fungsi ini yang terus menerus akan dipanggil
//oleh fungsi WinMain, sehingga harus kita
//daftarkan di bawah ini
My_WNDCLASSEX.lpfnWndProc = My_WindowProc;

My_WNDCLASSEX.cbClsExtra = 0;
My_WNDCLASSEX.cbWndExtra = 0;
My_WNDCLASSEX.hInstance = hinstance_p;
My_WNDCLASSEX.hIcon = LoadIcon(NULL, IDI_WINLOGO);
My_WNDCLASSEX.hCursor = LoadCursor(NULL, IDC_WAIT);
My_WNDCLASSEX.hbrBackground = NULL;
My_WNDCLASSEX.lpszMenuName = NULL;
My_WNDCLASSEX.lpszClassName = "MyOpenGL";
My_WNDCLASSEX.hIconSm = LoadIcon(NULL, IDI_WINLOGO);

//register window Class
//jika terjadi error program dihentikan
if (!RegisterClassEx(&My_WNDCLASSEX))
{
MessageBox(NULL,
"Register Window Class Failed", "Window Error", MB_OK);
return 0;
}

//jika register window class berhasil
//lanjutkan dengan create window
My_HWND = CreateWindowEx(
NULL,
"MyOpenGL",
"Heriady Blog heriadyblog.blogspot.com (Esc to quit)",
NULL,
X_window_Screen,
Y_window_Screen,
lebar_window_Screen,
tinggi_window_Screen,
NULL,
NULL,
hinstance_p,
NULL);

//jika window tidak bisa di-create
//program dihentikan
if (!My_HWND)
{
MessageBox(NULL,
"Failed to Create Window", "Window Error", MB_OK);
return 0;
}

//load all texture here
if (!Load_Texture())
return 0;

//jika window bisa di-create
//tampilkan window ke monitor
ShowWindow(My_HWND, SW_SHOW);
UpdateWindow(My_HWND);

//Looping utama
while (!My_MainLoop)
{
//proses message dari antrian
PeekMessage(&My_MSG, 0, 0, 0, PM_REMOVE);

//selama tidak ada message 'Quit'
//looping akan terus berjalan
if (My_MSG.message != WM_QUIT)
{
//panggil fungsi untuk render window
//disini
Display_Grafik();

//translate Virtual key message,
//menjadi chararcter message dan
//buang message yang sudah diproses
TranslateMessage(&My_MSG);
DispatchMessage(&My_MSG);
}
else
//jika message = 'Quit'
//keluar dari looping
My_MainLoop = true;


} //while (!My_MainLoop)

//unregister window class
UnregisterClass("MyOpenGL", My_WNDCLASSEX.hInstance);

//akhiri program
return (int)My_MSG.wParam;
}

//fungsi yang dipanggil oleh WinMain
//untuk memproses message-message
LRESULT CALLBACK My_WindowProc(HWND hwnd_p, UINT message_p, WPARAM wparam_p, LPARAM lparam_p)
{
static HGLRC My_HGLRC;
static HDC My_HDC;

//pada saat window dibuat pertama kali
//kondisi if di bawah memenuhi
if (message_p == WM_CREATE)
{
My_HDC = GetDC(hwnd_p);
My_HDC_Global = My_HDC;

//pada saat pertama kali dibuat
//window screen harus di setup pixel
//agar bisa dibuat untuk tampilan grafik
Window_Pixel_Format(My_HDC);

My_HGLRC = wglCreateContext(My_HDC);
wglMakeCurrent(My_HDC, My_HGLRC);

return 0;
}

//pada saat program hendak keluar
//kondisi if di bawah memenuhi
if (message_p == WM_DESTROY)
{
wglMakeCurrent(My_HDC, NULL);
wglDeleteContext(My_HGLRC);
PostQuitMessage(0);

return 0;
}

//untuk saat window dibuat pertama kali atau
//window diubah ukurannya.
//pada program ini ukuran window
//tidak bisa diubah, tetapi kondisi if
//di bawah harus tetap di pasang
if (message_p == WM_SIZE)
{
//fungsi OpenGL untuk set
//tinggi dan lebar window screen
glViewport(0, 0, lebar_window_Screen, tinggi_window_Screen);

glMatrixMode(GL_PROJECTION);
glLoadIdentity();

//memakai pandangan 3D perspektif
gluPerspective(45.0, (GLfloat)lebar_window_Screen / (GLfloat)tinggi_window_Screen, 1.0, 1000.0);

glMatrixMode(GL_MODELVIEW);
glLoadIdentity();

//warna latar belakang hitam
glClearColor(0.0, 0.0, 0.0, 0.0);

//perhitungan depth buffer diaktifkan
glEnable(GL_DEPTH_TEST);

return 0;
}

//tombol ESC ditekan
//untuk keluar dari program
if ((message_p == WM_KEYDOWN) && (wparam_p == VK_ESCAPE))
{
//fungsi untuk mengirimkan
//message WM_QUIT
PostQuitMessage(0);

return 0;
}

//return kembali nilai LRESULT
return (DefWindowProc(hwnd_p, message_p, wparam_p, lparam_p));
}

//fungsi untuk setup pixel, yang
//dipakai untuk program grafik,
//fungsi ini harus ada jika hendak membuat
//program grafik
void Window_Pixel_Format(HDC hdc_GPF_p)
{
int My_Pixel_Format;

static PIXELFORMATDESCRIPTOR My_PFD =
{
sizeof(PIXELFORMATDESCRIPTOR),
1,
PFD_DRAW_TO_WINDOW |
PFD_SUPPORT_OPENGL |
PFD_DOUBLEBUFFER,
PFD_TYPE_RGBA,
16,
0, 0, 0, 0, 0, 0,
0,
0,
0,
0, 0, 0, 0,
16,
0,
0,
PFD_MAIN_PLANE,
0,
0, 0, 0
};

My_Pixel_Format = ChoosePixelFormat(hdc_GPF_p, &My_PFD);

SetPixelFormat(hdc_GPF_p, My_Pixel_Format, &My_PFD);
}

//load file bitmap 24 bit
bool Load_Texture()
{
glEnable(GL_TEXTURE_2D);

if ((texture_merah = Create_Texture("Bmp_Files/Text_merah.bmp")) == NULL)
return false;

return true;
}

//digunakan untuk membuat tekstur dari file bitmap 24 bit
unsigned int Create_Texture(char *filename)
{
AUX_RGBImageRec *My_Texture;
unsigned int My_IDTexture;

My_Texture = auxDIBImageLoad(filename);

if (My_Texture != NULL)
{
glGenTextures(1, &My_IDTexture);

glBindTexture(GL_TEXTURE_2D, My_IDTexture);

glPixelStorei(GL_UNPACK_ALIGNMENT, 1);
glTexParameteri(GL_TEXTURE_2D, GL_TEXTURE_MIN_FILTER, GL_LINEAR);
glTexParameteri(GL_TEXTURE_2D, GL_TEXTURE_MAG_FILTER, GL_LINEAR);
glTexParameteri(GL_TEXTURE_2D, GL_TEXTURE_WRAP_T, GL_REPEAT);
glTexParameteri(GL_TEXTURE_2D, GL_TEXTURE_WRAP_S, GL_REPEAT);

gluBuild2DMipmaps(GL_TEXTURE_2D, GL_RGB,
My_Texture->sizeX, My_Texture->sizeY,
GL_RGB, GL_UNSIGNED_BYTE,
My_Texture->data);

glTexImage2D(GL_TEXTURE_2D, 0, GL_RGB,
My_Texture->sizeX, My_Texture->sizeY,
0, GL_RGB, GL_UNSIGNED_BYTE,
My_Texture->data);

free(My_Texture);

return My_IDTexture;
}

return NULL;
}

//fungsi yang dipakai untuk menampilkan
//semua object(Polygon) yang akan kita buat
//pada window screen
void Display_Grafik()
{
//clear buffer
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT | GL_DEPTH_BUFFER_BIT);
glLoadIdentity();

//...........................
//display object  di sini
//...........................
//mundurkan objek sebanyak 5 satuan
//ke arah sumbu -Z
glTranslatef(0.0f, 0.0f, -5.0f);
glRotatef(Sudut_Putar, 1.0f, 1.0f, 0.0f);

Sudut_Putar += 0.3f;
if (Sudut_Putar > 360.0f)
Sudut_Putar = 0.0f;

glBindTexture(GL_TEXTURE_2D, texture_merah);

//teko 3D berbentuk wire dan solid
glTranslatef(-1.0f, 0.0f, 0.0f);
auxWireTeapot(0.8f);
glTranslatef(2.0f, 0.0f, 0.0f);
auxSolidTeapot(0.8f);

//fungsi swapbuffer harus dipasang pada akhir Display_Grafik()
SwapBuffers(My_HDC_Global);
}

Selesai dah tugas ogut, ini kan hari sabtu, hari libur, saatnya pergi berangkat latihan, lalu nongkrong bareng ama temen-temen abis latihan.

Selamat Weekend...


Heriady
heriady.yoh@gmail.com




Artikel terkait