Sabtu, 21 November 2015

Teori Animasi 3D dengan Vektor R3

Selamat Pagi semuanya, kali ini ogut akan membahas tentang animasi di objek 3D dengan menggunakan vektor R3. Pada artikel sebelumnya ogut telah memberikan contoh program animasi 3D dengan menggunakan MD2, Anda dapat melihat pada link ini.


Contoh program yang telah ogut posting belum menerangkan cara membuat animasi pada objek 3D yang banyak bermanfaat untuk game 3D. Dan kali ini ogut akan menerangkan teori tentang animasi 3D....ok semua...siap......lanjut.....


Pada gambar di atas dapat Anda lihat sebuah titik A(Ax, Ay, Az) pada sistem koordinat cartesius 3D, Titik A akan bergerak menuju titik B(Bx, By, Bz). Dari titik A ke titik B dapat dibuat sebuah lintasan yaitu vektor c seperti gambar di bawah ini.


Bagi rekan-rekan yang belum mengerti tentang vektor ogut sarankan rekan-rekan membaca artikel vektor yang ogut tulis di blog ini (link artikel vektor yang lain).

Dengan menggunakan vektor c maka titik A dapat ditranslasikan(dipindahkan) ke titik B, yang menjadi masalah jika perpindahan dari titik A langsung ke titik B maka tidak akan sedap dipandang mata, untuk membuat animasi perpindahan agar menjadi lebih hidup maka vektor c diskala menjadi 1/3 bagian.


Pada gambar di atas  Anda dapat melihat titik A pindah ke A’ menggunakan vektor 1/3 c, lalu dari A’ menuju ke A” menggunakan vektor 1/3 c, dari titik A” menuju ke titik B juga menggunakan vektor 1/3 c. Dengan menggunakan cara ini maka perpindahan (animasi) dari titik A menuju ke titik B akan menjadi halus atau sedap dipandang mata.


Lalu bagaimana jika animasi tidak hanya bergerak ke satu arah seperti gambar di atas. Titik A bergerak ke titik B, lalu bergerak lagi ke titik C. Jawabnya sama saja tetap menggunakan vektor seperti sebelumnya, tetapi vektor yang digunakan berbeda. Pada contoh ini vektor yang digunakan ada 3 buah, yaitu vektor d, e dan f.


Setelah membahas tentang animasi titik, sekarang bagaimana jika yang beranimasi adalah objek 3D yang mempunyai titik koordinat(vertex) lebih dari satu? Jawabnya sama saja. Perhatikan gambar di atas, sebuah segitiga ABC dengan 3 titik koordinat, akan beranimasi menuju ke titik DEF. Vektor yang digunakan sebanyak 3 buah yaitu, vektor g, h dan i.

Demikian rekan-rekan, teori animasi untuk objek 3D, sangat sederhana bukan, teori ini tidak jauh berbeda dengan teori translasi dengan vektor r2 yang pernah ogut bahas(link artikel yang lain).  Sampai disini dulu ya, artikel berikutnya ogut akan memposting contoh program yang sangat sederhana untuk animasi 3D ini agar rekan-rekan lebih mudah untuk mengerti.

Update 2 Jan 2015

Dengan teori ini ogut bisa buat program seperti ini lho.


Salam hangat


Heriady
heriady.yoh@gmail.com


Artikel terkait
Program Animasi Game MoTer 3D dengan OpenGL

Membuat Animasi Hely 3D dengan OpenGL

Contoh Program Animasi 3D dengan OpenGL

Contoh Program Animasi 3D dengan C++

Animasi dengan Vektor Translasi

Animasi dengan Vektor Translasi 2

Animasi 3D dengan Objek MD2

Matematika Vektor R3

Matematika Vektor R2